(Talang Babungo 01/11/2021). Adanya peraturan pemerintah No 11 tahun 2021 tentang Badan Usaha Milik Nagari yang menjadi akar dari pengembangan sebuah desa untuk mampu meningkatkan sektor perekonomian nagari dan menjadi sumber pendapatan baru bagi pemerintahaan nagari dengan memanfaatkan potensi yang ada di nagari tersebut.
Talang Babungo menganggarkan dana sebesar Rp. 516 juta untuk mengembangan BUMNag dan Rp.75 Juta dari bantuan pusat sehingga anggaran untuk BUMNag sebesar 591 Juta. Senin tanggal 01 November tahun 2021 secara langsung dilakukan pelatihan pengelolaan dana dikantor camat Hiliran Gumanti dengan menggandeng Kadis DPMN kabupaten Solok dan Tenaga Ahli P3MD sebagai narasumber.
Pada tanggal 02 November 2021 dilaksanakan pengelolaan BUMNag, di Aula Kantor Camat Hiliran Gumanti diharapkan akan menjadi acuan untuk para pengurus BUMNag. Acara ini dihadiri oleh Direktur, pengurus dan semua pengawas BUMNag. Hal yang sangat menarik dari pelatihan BUMNag adalah pelatihan terkait laporan administasi keuangan sehingga setiap bulannya laporan keuangan dari BUMNag bisa dikoreksi oleh semua pihak.
Melihat potensi ini bapak Wali Nagari Talang Babungo “HAFIZUR RAHMAN” menyatakan bahwa ini adalah prestasi luar biasa bagi Talang Babungo karena untuk pertama kalinya Nagari Talag Babungo menjadi nagari pertama dikabupaten Solok yang menganggarkan dana sebesar Rp. 516 juta untuk BUMNag, Beliau juga menuturkan jika perjuangannya membentuk BUMNag untuk ada adalah hal yang tidak mudah sebab ada beberapa kendala yang masih harus diperbaiki kedepan akan tetapi beliau percaya jika ini adalah langkah awal Bagi Nagari Talang Babungo untuk bangkit dan menumbuhkan sektor ekonomi nya dengan memanfaatkan sumberdaya manusia maupun sumberdaya alam yang telah ada. Lepas dari kabar bahagia ini beliau juga meyadari ada keresahan besar apabila para pengurus BUMNag tidak bisa melewati tantangan, sehingga dana ini akan benar- benar dipergunakan untuk pengembangan usaha BUMNag kami percaya kerjasama BUMNag dengan Nagari hari ini akan memberikan dampak positif terhadap kemajuan BUMNag kedepannya.
Langkah awal yang dilakukan BUMNag untuk mengalokasikan dana 591 juta adalah dengan melakukan pembelian mobil Dum akan digunakan untuk menyangkut pasir sekaligus sebagai pengelolaan sampah di nagari sehingga bisa memiliki fungsi ganda terhadap pemasukan BUMNag itu sendiri.
Sebagai nagari yang mengedepankan sumber daya alam, sektor wisata menjadi objek utama pengembangan usaha milik Nagari. Wisata menjadi sektor menarik di nagari Karena keindahan alam yang ada masih sangat alami dan belum terkontaminasi dengan buatan tangan manusia sehingga ini adalah sektor terdepan untuk dikembangkan, Salah satu nya adalah wisata Pincuran Puti.
Sektor pariwisata di nagari Talang Babungo sangat menjanjikan sebagai pendongkrak perekonomian masyarakat, karena pesona alam yang asri dan tumbuhan disekitar yang sangat apik membawa ketenangan tersendiri terhadap para pengunjungnya. Sehingga kita berharap dengan adanya dana untuk BUMNag ini maka pengelolaan wisata Talang Babungo akan tumbuh dengan baik sebagai wujud harapan kita bersama
Sebenarnya wisata Pincuran puti telah menjadi sebuah destinasi wisata sejak zaman dahulunya akan tetapi belum dilakukannya inovasi untuk menarik perhatian para wisatawan. Pincuran puti ini sebenarnya telah dilirik oleh para peneliti yang melakukan penelitian terhadap alam. Ada banyak sektor yang akan tumbuh saat wisata telah tumbuh seperti restoran, penginapan dan lain-lain. Nagari Talang Babungo akan terus menggenjot sektor wisata sebagai pondasi untuk menjadi kendaraan pertumbuhan BUMNag di nagari.
Vera Neldy
13 November 2024 11:56:54
Selamat Nagari Talang Babungo sebagai nominator Desa/ Nagari Antikorupsi Sumatera Barat 2024. Semoga...